Pada bulan September 1991 di Cisarua, diadakan Rapat / Pertemuan wakil-wakil Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat - Kedokteran Pencegahan (IKM-KP) Fakultas-Fakultas Kedokteran Universitas Negeri di Indonesia dengan usulan / rekomendasi bahwa sebaiknya dibentuk suatu organisasi di tingkat nasional sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antar Bagian / Laboratoriun / Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat / Ilmu Kedokteran Pencegahan / Ilmu Kedokteran Komunitas (IKM/IKP/IKK)dari seluruh Fakultas Kedokteran di Indonesia.
|
Menindaklanjuti rapat / pertemuan di Cisarua tersebut diatas dan sebagai klarifikasi nasional atas adanya pembelajaran Public Health dan Community Oriented Medical Education (COME) di Fakultas Kedokteran, maka pada tanggal 8 - 9 September 1994 di Guest House / Wisma Universitas Gajah Mada, Kaliurang, Yogyakarta diselenggarakan Rapat Kerja Nasional yang diikuti oleh wakil dari Bagian IKM/IKP/IKK dan Bagian Kedokteran Masyarakat / Community Oriented Medical Education (COME), yang dihadiri oleh:
|
![]() Gambar 1. Rapat Kerja tersebut menghasilkan keputusan yang antara lain membentuk wadah dalam upaya pengembangan IKM/IKP/IKK dalam bentuk suatu Badan Karjasama yang diberi nama : "Badan Kerjasama Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran Indinesia (BKSIKMKPFKI)". Deklarasi BKSIKMKPFKI tersebut dicetuskan pada tgl. 9 September 1994 pk. 11.00 WIB di Guest House / Wisma Universitas Gajah Mada, Kaliurang, Yogyakarta |

Gambar 2.
Deklarasi BKSIKMKPFKI 9 September 1994 pk. 11.00 WIB di Guest House / Wisma Universitas Gajah Mada, Kaliurang, Yogyakarta
KETERANGAN GAMBAR
|
No |
Nama |
Tanda-tanda |
Instansi |
|
Baris depan dari kiri ke kanan |
|||
|
1 |
dr. Haryanto Husein, MS., AFK., AKK. |
Kemeja lengan pendek merah muda, celana abu-abu |
BKKM FK Universitas Airlangga Surabaya |
|
2 |
Dr. dr. Hafni Bakhtiar, MPH. |
Kemeja lengan pendek putih, celana hitam |
Bagian IKM/IKK FK Universitas Andalas |
|
3 |
|
Kemeja lengan panjangputih, celana abu-abu muda, ikat pinggang hitam |
|
|
4 |
dr. Duljachman, MPH. |
Kemeja batik lengan pendek motif kotak-kotak, celana biru tua, berkacamata |
Bagian IKM dan CCHC FK Universitas Gadjah Mada Yogyakarta |
|
5 |
Prof. dr. Bastaman Basuki, MPH |
Kemeja lengan pendek putih, celana abu-abu |
Bagian IKK FK Universitas Indonesia Jakarta |
|
6 |
dr. Muhyidin Danakusuma, DPH |
Kemeja batik lengan panjang coklat tua, celana abu-abu |
Bagian IKK FK Universitas Indonesia Jakarta |
|
7 |
dr. T.H.Makmur Moch.Zein, SKM, PKK. |
Kemeja lengan pendek dan celana abu-abu, ikat pinggang hitam |
Dekan Universitas Shyiah Kuala, Banda Aceh |
|
8 |
Prof. dr. Mohammad Arief, MPH. |
Kemeja putih lengan panjang, celana abu-abu muda |
Bagian IKM FK Universitas Brawijaya Malang |
|
9 |
dr. Hersusanto, SKM, MSc. |
Kemeja putih lengan pendek, celana hitam, saku kemeja ada kacamata hitam |
Bagian IKM dan CCHC FK Universitas Gadjah Mada Yogyakarta |
|
10 |
dr. Murdjati, MKes. |
Kemeja batik lengan panjang motif hitam, celana coklat gelap |
Bagian IKM FK Universitas Sebelas Maret Surakarta |
|
Baris kedua dari kiri ke kanan |
|||
|
1 |
|
Kemeja lengan pendek biru muda, celana gelap |
|
|
2 |
dr. Husnil Farouk, MPH |
Kemeja batik lengan panjang coklat tua, berkacamata coklat |
Bagian IKM-IKK FK Universitas Sriwijaya Palembang |
|
3 |
Prof. dr. Suharjo, SpPD. |
Kemeja putih lengan panjang , membawa buku hijau |
Bagian IKM FK Universitas Diponegoro Semarang |
|
4 |
Prof. dr. Eddy Pranowo Soedibjo, MPH., AKK. |
Kemeja merah, membawa buku hijau, berkacamata |
Bagian IKM-KP dan BKKM FK Universitas Airlangga Surabaya |
|
5 |
dr. Harjono, AFK., AKK. |
Kemeja abu-abu |
BKKM FK Universitas Airlangga Surabaya |
|
6 |
|
Kemeja lengan panjang putih, kaus gulon putih setinggi leher, membawa tas gelap |
|
|
7 |
dr. Sutedja, SKM. |
Kemeja putih lengan panjang |
Bagian IKM FK Universitas Pajajaran Bandung |
|
8 |
|
Kemeja putih, celana abu-abu gelap, berkacamata coklat, ikat pinggang hitam |
|
|
Baris paling belakang dari kiri ke kanan |
|||
|
1 |
dr. Ida Bagus Wirakusuma, MOH. |
Kemeja lengan panjang abu-abu, berjanggut |
Bagian IKM FK Universitas Udayana |
|
2 |
Dr. dr. Jack Roebijoso, MSc-OM. |
Kemeja putih, rambut beruban sebagian |
Bagian IKM FK Universitas Brawijaya Malang |
|
3 |
dr. Subur Prajitno, MS., AKK. |
Kemeja jean biru lengan panjang, berkacamata |
Bagian IKM-KP dan BKKM FK Universitas Airlangga Surabaya |
|
4 |
R. Djoko Sarwono Hardjosuwito, dr. |
Kemeja putih, berkumis |
Bagian IKM dan CCHC FK Universitas Gadjah Mada Yogyakarta |
|
Tidak tampak di foto |
|||
|
1 |
Prof. Dr. dr. H. Agus Abadi, SpOG(K) |
yang mengambil foto |
BKKM FK Universitas Airlangga Surabaya |
Bahwa Departemen / Bagian / Laboratorium IKM-KP dan Lembaga pengelola COME di Fakultas Kedokteran adalah berbeda; bahwa IKM-KP adalah badan ilmu (body of knowledge) Public Health & Preventive Medicine, sedang COME adalah suatu pendekatan / metode pembelajaran ilmu-ilmu kedokteran baik IKM-KP , Ilmu-ilmu Kedokteran Dasar serta ilmu-ilmu Kedokteran Klinik secara bersama-sama secara integratif disuatu komunitas/masyarakat.
|
Di Surabaya tgl. 1 - 3 Desember 1999, diadakan Musyawarah Nasional BKSIKMKPFKI yang mempunyai agenda Workshop ”Peran Ilmu Kesehatan Masyarakat dalam Pendidikan di Fakultas Kedokteran Saat ini dan Masa Depan” di Hotel Sahid, sekaligus dilakukan Musyawarah Nasional BKSIKMKPFKI. Tujuan dari Workshop itu adalah untuk:
Musyawarah Nasional BKSIKMKPFKI tersebut menghasilkan dua Deklarasi pada tanggal 3 Desember 1999, sebagai berikut:
Sidang Organisasi membentuk Badan Pengurus BKSKMKPKKFKI periode 2000 - 2003 dengan susunan sebagai berikut:
Tugas Sidang organisasi tersebut ditindaklanjuti oleh:
meresmikan badan hukum BKSKMKPKKFKI berupa Akta Notaris Peresmian BKSIKMKPKKFKI pada Notaris N.G. YUDARA, S.H. Jl. Kertajaya 178 Surabaya dengan Akta Nomer 18 tgl. 11 September 2002. Pada hari Jum’at , 20 September 2002, ke lima formatur PDKMI tersebut diatas, membuat akte Notaris no. 27 / 2002 pada notaris Nyoman Gede Yudara ,SH. di Surabaya, tentang badan hukum PDKMI. Bahwa kemudian di hotel Sahid Surabaya, 21 - 22 September 2002 diadakan Musyawarah Kerja Nasional BKSIKMKPIKKFKI. Dalam Musyawarah Nasional tersebut dicapai keputusan yaitu: Para wakil Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat - Kedokteran Pencegahan - Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran se Indonesia memberikan kuasa kepada Ketua periode 2000 - 2003 untuk menyempurnakan tata tertib dan mengesahkan keberadaannya di depan Notaris. Dalam Musyawarah Kerja Nasional BKSIKMKPIKKFKI di Surabaya 21 – 22 September 2002 tersebut juga diadakan Kongres Nasional PDKMI Dalam Kongres tersebut dicapai keputusan yaitu:
|
Gambar 3. Deklarasi BKSIKMKPIKKFKI di Hotel Sahid Surabaya tgl. 1 - 3 Desember 1999
Gambar 4. Pemberian mandat dari sidang organisasi kepada formatur PDKMI sebagai berikut di Hotel Sahid Surabaya tgl. 3 Desember 1999
Gambar 5. Musyawarah Kerja Nasional BKSIKMKPIKKFKI di hotel Sahid Surabaya, 21 - 22 September 2002 |
Bahwa sementara itu juga diadakan berbagai pertemuan di tingkat nasional yang juga menghasilkan wacana diantara para pakar ilmu kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk menyamakan visi, misi, persepsi dan aspirasi perihal peran ilmu kesehatan masyarakat baik di perguruan tinggi maupun ditengah-tengah masyarakat, yaitu telah di lakukan di Yogyakarta Desember tahun 1997, di Jakarta Maret 1999 dan di Surabaya Desember 1999, di Malang Februari 2000. Maka kemudian para pakar IKM-IKP-IKK, pada Rapat Kerja tanggal 29 - 30 September 2000 di Jakarta, sepakat untuk membentuk PERHIMPUNAN DOKTER KEDOKTERAN KOMUNITAS dan KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA di singkat PDK3MI, dengan menggunakan nama internasional The Indonesian Physician of Community Medicine and Public Health Association .
PDK3MI mendapat pengakuan dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) melalui SK Nomor 139/PB/A.4/09/01 Tanggal 10 September 2001, atas nama dr. Resna A. Soerawidjaja MPH. bahwa PDK3MI merupakan Perhimpunan Dokter Seminat.
Bahwa kemudian diadakan Kongres Nasional PDK3MI & PDKMKKI di Yogyakarta tgl 13 – 14 Agustus 2004, dalam Kongres tersebut diadakan penggabungan PDKMKKI dan PDK3MI, dengan menggunakan satu nama yaitu PDK3MI.
Bahwa kemudian diterbitkan Surat Keputusan Sementara tentang Penunjukan Ketua PDK3MI Pusat Sementara yaitu kepada Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, MSc., PhD., pada tanggal 21 Mei 2006 oleh Pengurus PDK3MI Periode 2001 – 2004.
Bahwa kemudian di Solo 15 – 16 Desember 2006 diadakan kembali MUSYAWARAH NASIONAL BKSIKMIKPIKKFKI & KONGRES NASIONAL PDK3MI, yang menghasilkan keputusan sebagai berikut:
|
Ketua Umum |
: Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc., PhD |
|
|
KETERANGAN LOGO PDK3MIBola Dunia Tangan Tongkat Ular Musa PDK3MI/IPCMPHA Logo PDK3MI tersebut diciptakan oleh penemu yaitu dr. Subur Prajitno, MS., AKK. pada tanggal 20 Januari 2007 |
![]() |
KETERANGAN LOGO BKSIKMIKPIKKFKIBingkai segi 5 dan Simbol Tut Wuri Handayani Matahari terbit orange Tulisan Logo BKSIKMIKPIKKFKI tersebut diciptakan oleh penemu yaitu dr. Subur Prajitno, MS., AKK. pada tanggal 12 Maret 2007 |
Gambar 5. Musyawarah Kerja Nasional BKSIKMKPIKKFKI dan Kongres Nasional PDK3MI Solo 15 – 16 Desember 2006
Pada tanggal 28-29 September 2011 di hotel Senggigi Beach, Lombok, NTB diadakan Rapat Kerja Nasional BKSIKMIKPIKKFKI dalam Muktamar VI AIPKI mengambil Tema "Pengembangan Core-Competencies Dokter sebagai Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan di Masyarakat/Komunitas dalam rangka Penguatan Sistim Pelayanan Kesehatan di Indonesia” dengan hasil sebagai berikut:
Pada tanggal 18 September 2012 di hotel Oval Surabaya diadakan Rapat Kerja Nasional BKSIKMIKPIKKFKI dengan hasil sebagai berikut: